Monday, January 17, 2011

Penemu dan Pemilik Paten 4G itu Ternyata Putra Bangsa Indonesia


Tak banyak yang mengenal Khoirul Anwar di Indonesia, kecuali yang mungkin pernah nonton acara Kick Andy ketika membahas beliau ataupun keluarga maupun teman-temannya di lingkungan yang terbatas. Namun dunia telekomunikasi modern menaruh hormat pada salah satu putra terbaik bangsa Indonesia ini, Prof. Dr. Khoirul Anwar. Beliau adalah penemu dan pemilik paten 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).
Khoirul Anwar adalah alumni Teknik Elektro ITB dengan cumlaude di tahun 2000, kemudian melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar master di tahun 2005 serta doktor di tahun 2008. Beliau juga penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California.
Penemuan teknologi 4G berbasis OFDM diawalinya dengan "ide nyeleneh" mengurangi daya transmisi untuk meningkatkan kecepatan transmisi data. Penurunan daya dilakukan hingga 5dB saja (100.000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari teknologi sebelumnya) dan hasilnya kecepatan transmisi meningkat. Pada paten keduanya, Khorul Anwar kembali membuat dunia kagum, kali ini "ide gilanya" adalah menghapus sama sekali guard interval/GI (menurut saya, ini mungkin seperti batas dinding pembatas antar frekuensi dalam teknologi multiplexing) tentu saja ini malah membuat frekuensi yang berbeda akan bertabrakan, alih-alih menambah kecepatan. Namun, anak Indonesia asli asal Kediri ini mengkompensasi resiko tersebut dengan mengembangkan algoritma khusus di laboratorium, hasilnya interferensi tersebut dapat diatasi dengan unjuk kerja yang sama seperti sistem biasa dengan adanya GI. "Bahkan (unjuk kerjanya) lebih baik dari sistem biasa dengan GI", kata ayah tiga anak ini.
Asisten Professor di JAIST ini masih terus mengasah kemampuannya. Meski berprestasi cemerlang di Jepang, Khorul Anwar menyimpan keinginan untuk kembali ke Indonesia jika telah menjadi salah satu tokoh terkemuka di bidang telekomunikasi.
Eh, hari ini pemerintah Indonesia jadi tutup RIM di Indonesia? Mungkin kalo Dr Anwar ini sudah pulang ke Indonesia, pengguna BB nggak perlu khawatir kali ya...

No comments:

Post a Comment